Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Perawat IGD Tahun 2018

  • Abdul Gowi Gowi STIKes Kharisma Karawang

Abstract

Muskuloskeletal  Disorders    (MSDs)  merupakan  gangguan  otot  rangka  yang

dialami   karena  kerusakan  pada  otot,  saraf,   tendon,   ligament,   persendian, kartilago, dan diskus invertebralis. Gangguan dapat berupa kerusakan pada otot yang dapat berupa ketegangan otot, inflamasi, dan degenerasi.  Sementara itu, kerusakan pada tulang dapat berupa memar, mikrofraktur, patah, atau terpelintir. (Soedirman dan Prawirakusumah, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor  yang berhubungan dengan kejadian.  Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada perawat IGD. Jenis penelitian yang di lakukan adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu keseluruhan perawat IGD yang berjumlah 21 orang, dengan teknik pengambilan sampel  total sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner Nordic Body Map dan lembar penilaian REBA (Rapid Upper Limb Assesment). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang bermakna signifikan terhadap kejadian  muskuloskeletal yaittu  faktor postur kerja dengan nilai p value 0,038 dan faktor masa kerja dengan nilai p value 0,004. Lalu untuk variable yang tidak bermakna signifikan yaitu faktor beban kerja p value 0,415 dan faktor frekuensi dengan nilai p value 0,903. Disarankan kepada perawat agar ikut serta dalam pendidikan mengenai postur ergonomi tubuh, mengikuti pelatihan, tentang ergonomi dan  seminar Kesehatan Keselamata Kerja.

References

1. Arum. (2016) Hubungan Risiko Patient Handling Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Perawat Bagian IGD RSUD DR. Moerwardi Surakarta diaskes di http://eprints.ums.ac.iddi perolehpadatanggal28 Oktober 2016
2. Budiman. (2015) Hubungan Posisi Kerja Angkut Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder Pada Nelayan Tangkap di MuaraAngke Kelurahan Pluit Jakarta Utara di akses dihttp://scholar.google.co.id/scholar di perolehpadatanggal 14 Oktober
2016.
3. Elza.(2012)Gambaran Tingkat Risiko Ergonomi dan Keluhan Subjektif Muskuloskeletal Disorders pada PengrajinSongket Tradisional Silungkang, Sumatra Barat Tahun
2012 diakses di http://scholar.google.co.id/scholar diperoleh pada tanggal 20 Oktober 2016.
4. Elyas. (2012). Gambaran Tingkat RisikoMuskuloskeletal Disorders (MSDs) pada perawat saat melakukan Aktivitas Kerja di Ruang ICU PJT RSCM Berdasarkan Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA)di akses di http://scholar.google.co.id/scholar di peroleh pada tanggal 20 Oktober 2016.
5. Kartika; Danni. (2014) Faktor – Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Perawat Di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Moewardi Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/32256/ di peroleh pada ttanggal 24 Oktober 2016.
6. Kurniawidjaja. (2010). Teori dan Aplikasi Kesehatan Kerja. Jakarta. Penerbit Universitas Indonesia.
7. Kusmasar; Wajdi.(2015) Resiko Jenis Pekerjaan Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Disorders pada Perawat Rumah Sakit Seminar Nasional Sains dan Teknologi Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta di akses di https://jurnal.ftumj.ac.id/index.php/s emnastek/article/view/517 di peroleh pada tanggal 28 November 2016.
Published
2018-11-14
Section
Articles
Abstract viewed = 145 times
FULL TEXT PDF downloaded = 192 times