Intervensi Berbasis Masalah Untuk Menurunkan Kematian Ibu Di Kabupaten Subang

  • Marliana - Rahma STIKES KHARISMA KARAWANG
Keywords: intervensi berbasis masalah, kematian ibu

Abstract

Pendahuluan: Angka Kematian Ibu (AKI) di Indoneisa masih tinggi. Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 menunjukkan AKI di Indonesia 359 per 100.000 kelahiran hidup. Di Jawa Barat pada tahun 2016 terdapat 797 kasus kematian ibu. Subang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat. Jumlah kematian ibu di Kabupaten Subang pada tahun 2017 terdapat 27 kasus. Diperlukan intervensi sesuai akar permasalahan untuk membantu pengambilan kebijakan sebagai bagian dari upaya menurunkan kematian ibu di Kabupaten Subang. Tujuan penelitian: Menganalisis sebaran kematian ibu di Kabupaten Subang; menganalisis peta permasalahan kematian ibu di Kabupaten Subang; menganalisis intervensi berbasis masalah yang dibutuhkan untuk menurunkan kematian ibu di Kabupaten Subang. Bahan dan metode:  Desain penelitian yang digunakan adalah metode campuran kuantitatif dan kualitatif (sequential explanatory mixed method). Hasil penelitian: Kasus kematian ibu di Kabupetan Subang tahun 2013 (10 kasus), 2014 (11 kasus), 2015 (30 kasus), 2016 (34 kasus), dan 2017 (27 kasus). Peta permasalahan kematian ibu terbanyak tahun 2017 adalah Puskesmas Kalijati ( 4 kasus) dengan penyebab hipertensi dalam kehamilan (HDK), asma, dan hypertyroid; Puskesmas Binong dengan penyebab HDK, hypertyroid, dan decompensasi cordis; Puskesmas Sukarahayu (3 kasus) dengan penyebab emboli, hypertyroid dan DIC. Berdasarkan penyebab, HDK paling banyak menyumbangkan kematian. Berdasarkan tingkat pendidikan, paling banyak kematian ibu terjadi pada ibu dengan tingkat pendidikan SD. Berdasarkan status kematian, paling banyak terjadi pada masa nifas. Berdasarkan penolong, paling banyak ditolong oleh dokter. Berdasarkan tempat kematian, paling banyak terjadi di RSUD. Berdasarkan 3 terlambat paling banyak terlambat memutuskan. Berdasarkan 4 terlalu, paling banyak terlalu tua. Kesimpulan: Intervensi penurunan kematian ibu di Kabupaten harus berdasarkan masalah.

References

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2016. Profil Kesehatan.
Direktorat Bina Kesehatan Ibu. Ditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan
Anak, Kementerian Kesehatan RI. 2012. Upaya Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu. Kementerian RI.
Expanding Maternal and Newborn Survival (EMAS).http://kebijakankesehatanindonesia.net/images/2012/SLLO/EMAS%20overview%20PIT%20HOGSI_ed.pdf
Nurrizka, Rahmah Hida & Saputra, Wiko. 2013. Arah dan Strategi
Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), AngkaKematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Balita (AKABA) di Indonesia. Prakarsa Policy
Papers/Public Policy.
Unicef Indonesia. Ringkasan Kajian Kesehatan Ibu dan Anak. 2012.
Melalui www.unicef.or.id
Persalinan sebagai Urusan Desa. Bagaimana Desa Siaga Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Bayi di Indonesia. 2011. Sebuah publikasi dalam German Health Practice Collection.
Kementerian Kesehatan RI. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan
Ibu dan Anak. 2011. Assessment GAVI-HSS Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA Provinsi Jawa Barat. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI.
Herawati, Dewi Marhaeni & Sunjaya, Deni K. 2012. Sistem Surveilans dan Respons. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit dr. Hasan Sadikin. Bandung; Sagung Seto.
Kristiana Swasta. (tanpa tahun). Upaya Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi melalui Pemberdayaan Masyarakat dengan Gerakan Sayang Ibu (GSI). Pusat Kebijakan Manajemen Kesehatan UGM.Melalui www.kesehatanibuanak.net.
Published
2018-11-14
Section
Articles
Abstract viewed = 46 times
FULL TEXT PDF downloaded = 37 times