Jurnal Keperawatan dan Kebidanan http://jurnal.stikes-kharisma.ac.id/index.php/jkk <p>&nbsp;</p> <p>JKK is published twice annually and provide scientific publication medium for researchers,doctor, midwife, nurse, practitioners, academicians, and observers in the field related to The Nursing &amp; Midwifery. This journal accepts original papers, review articles, case studies, and short communications. The articles published are peer-reviewed by no less than two referees, and cover various The Nursing &amp; Midwifery subjects related to the field of nursing, medicine, pregnant women, first aid, midwifery in general.</p> STIKes Kharisma Karawang en-US Jurnal Keperawatan dan Kebidanan 2089-1172 FAKTOR – FAKTOR MEMPENGARUHI PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BALITA TERHADAP STATUS GIZI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU DAHLIA XI DESA TANJUNGPURA TAHUN 2021 http://jurnal.stikes-kharisma.ac.id/index.php/jkk/article/view/56 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p><span style="font-size: 10pt; font-family: 'CIDFont+F3';">Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Status gizi pada bayi dapat dijadikan salah satu indikator yang menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Kualitas anak harus dipersiapkan sejak dini walaupun dalam keadaan pandemi. Salah satu cara yang dilakukan yaitu dengan melakukan penilaian status gizi yang bertujuan untuk memperkirakan status gizi seseorang, kelompok atau masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional, karena penelitian ini mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data yang bertujuan untuk mempelajari korelasi antara pengetahuan, sikap, umur, pendidikan, paritas dan pekerjaan ibu dengan status gizi balita, serta pengambilan data dilakukan dengan cara semua subjek penelitian diamati pada waktu yang bersamaan. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu yang mempunyai balita di Wilayah Posyandu Dahlia XI Desa Tanjungpura Kabupaten Karawang pada bulan Januari -Februari 2021 dan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Analisa yang digunakan pada penelitian ini adalang analisis univariat dan bivariate. Dengan jumlah responden sebanyak 35 orang. Sebanyak 19 orang (54,3%) yang mempunyai status gizi normal dan 16 orang (45,7%) dengan status gizi tidak normal. Dari ada 5 variabel yang mempunyai hubungan yang bermakna dengan status gizi adalah variable pengetahuan, variable umur, variable paritas, variable pendidikan, variable pekerjaan dan ada 1 variabel yang tidak mempunyai hubungan yang bermakna antara status gizi yaitu variabel sikap</span></p> </div> </div> </div> Ari Kurniasih ##submission.copyrightStatement## 2021-12-12 2021-12-12 11 02 1 9 10.33123/jkk.v11i01.56 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PERAWAT DALAM PENCEGAHAN RISIKO JATUH PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD KARAWANG http://jurnal.stikes-kharisma.ac.id/index.php/jkk/article/view/57 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">Pencegahan risiko pasien jatuh yaitu untuk mencegah dan mengurangi Insiden Keselamatan Pasien (IKP). Salah satu yang berkontribusi terhadap insiden keselamatan pasien adalah perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Risiko Pasien Jatuh Di Ruang Rawat Inap RSUD X. Metode penelitian yang digunakan adalah&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">kuantitatif&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">dengan&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">deskriptif&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">analitik dan pendekatan&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">cross-sectional</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">, dengan jumlah sampel 95 perawat. Analisa data penelitian ini menggunakan&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">Chi Square</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku perawat dalam pencegahan risiko pasien jatuh diperoleh nilai&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">OR&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">3.257 dengan (CI 95% : 1.375 -7.715) dan p = 0,012 (α &lt; 0,05). Ada hubungan antara sikap dengan perilaku perawat dalam pencegahan risiko pasien jatuh diperoleh nilai&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">OR&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">4.286 dengan (CI 95% 1.775 – 10.345) dan p = 0,002 (α &lt; 0,05). Ada hubungan antara pelatihan dengan perilaku perawat dalam pencegahan risiko pasien jatuh diperoleh nilai&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">OR&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">5.455 (CI 95% 2.233 – 13.322) dan p = 0,000 (α &lt; 0,05). Bagi Rumah Sakit hendaknya mempunyai Standar Operasional (SOP) tentang&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F4';">patient safety&nbsp;</span><span style="font-size: 11pt; font-family: 'CIDFont+F3';">demi mengurangi cedera baik bagi perawat maupun pasien.</span></p> </div> </div> </div> Saleh Budi Santoso ##submission.copyrightStatement## 2021-12-12 2021-12-12 11 02 10 21 10.33123/jkk.v11i02.57 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG PURA KARAWANG TAHUN 2021 http://jurnal.stikes-kharisma.ac.id/index.php/jkk/article/view/58 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p><span style="font-size: 10pt; font-family: 'CIDFont+F4';">Based on research by Nur Mas ula et al (2019), as many as 7.14% people with disaster preparedness are in the low category. And the community with disaster preparedness in the high category was (92.86%). This study uses a descriptive analytic design with a cross sectional approach and uses chi-square analysis with a population of 12,664 people and the sample used is 100 people. has a risk of 1,163 times having flood preparedness with good criteria. So it can be concluded that there is a significant relationship between knowledge and attitudes with preparedness. It can be concluded from this study that the group. Based on the results of the study with the number of respondents 100 people, it showed that the flood disaster preparedness respondents were good as many as 59 (59.0%). The community is expected to be able to maintain disaster preparedness in the face of flooding in the environment where the community lives.</span></p> </div> </div> </div> Sri Mulyati ##submission.copyrightStatement## 2021-12-12 2021-12-12 11 02 22 31 10.33123/jkk.v11i02.58 FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PERAWAT DALAM PENCEGAHAN RISIKO JATUH PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD KARAWANG http://jurnal.stikes-kharisma.ac.id/index.php/jkk/article/view/65 <div class="page" title="Page 1"> <div class="layoutArea"> <div class="column"> <p>Perawat berkontribusi dalam manajemen pengendalian resiko. Di rumah sakit x pelayanan yang mengarah kepada keselamatan pasien banyak berhubungan peran perawat sebagai pemberi pelayanan (Soehatman, 2010:81). Sampel adalah bagian dari populasi yang akan diteliti atau sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi Teknik pengambilan sample dalam penelitian ini adalah dengan random sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan menggunakan anggota populasi secara acak untuk dijadikan sample dan menggunakan rumus slovin Sehingga jumlah sample yang akan menjadi responden dalam penelitian ini sebanyak 200 perawat. responden melakukan penerapan K3 dengan baik, yaitu sebanyak 159 responden (79,5%), dan penerapan K3 yang kurang baik, yaitu sebanyak 41 responden (20,5%). Sebagian besar responden mengetahui pengetahuan K3 dengan baik, yaitu sebanyak 193 responden (96,5%), dan pengetahuan K3 yang kurang baik, yaitu sebanyak 7 responden (3,5%). Sebagian besar responden melakukan sikap dengan baik, yaitu sebanyak 192 responden (96,0%), dan sikap yang kurang baik, yaitu sebanyak 8 responden (4,0%). Sebagian besar responden melakukan motivasi dengan baik, yaitu sebanyak 183 responden (91,5%), dan motivasi yang kurang baik, yaitu sebanyak 17 responden (8,5%).</p> </div> </div> </div> Soleh Budi Santoso ##submission.copyrightStatement## 2021-05-05 2021-05-05 11 02 9 14 10.33123/jkk.v11i02.65